TRAINING ANALISIS KONFLIK TENURIAL

TRAINING ANALISIS KONFLIK TENURIAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMETAAN, ANALISIS, DAN PENYELESAIAN KONFLIK PENGUASAAN LAHAN

Dalam dunia kerja yang berkaitan dengan pengelolaan lahan, perkebunan, kehutanan, pertambangan, pembangunan infrastruktur, maupun pengembangan wilayah, persoalan tenurial dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran kegiatan perusahaan. Perbedaan klaim atas lahan, ketidakjelasan batas wilayah, sejarah penguasaan tanah, maupun perbedaan kepentingan antara perusahaan dan masyarakat dapat berkembang menjadi konflik apabila tidak dipahami dan ditangani secara tepat. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat operasional, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan perusahaan dengan pemangku kepentingan di sekitar wilayah kerja.

Pelatihan Analisis Konflik Tenurial dibutuhkan agar profesional yang terlibat dalam pengelolaan lahan mampu memahami konflik secara lebih terstruktur. Peserta akan diarahkan untuk mengenali akar persoalan, pihak-pihak yang memiliki kepentingan, sejarah penguasaan atau pemanfaatan lahan, serta berbagai faktor sosial, ekonomi, hukum, dan kelembagaan yang dapat memengaruhi munculnya konflik. Dengan analisis yang tepat, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum menentukan langkah penanganan.

Dalam praktiknya, penyelesaian konflik tenurial tidak cukup hanya dengan melihat siapa yang menguasai suatu bidang lahan atau siapa yang memiliki dokumen tertentu. Diperlukan kemampuan untuk mengumpulkan informasi, memetakan kepentingan, melakukan komunikasi dengan para pihak, serta menyusun pendekatan penyelesaian yang sesuai dengan karakter konflik. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu berkontribusi dalam proses pengelolaan konflik secara profesional sehingga potensi gangguan terhadap kegiatan perusahaan dapat diminimalkan.

DAFTAR SEKARANG !

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar tenurial dan konflik penguasaan atau pemanfaatan lahan.
  • Mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memicu konflik tenurial.
  • Memahami karakteristik dan dinamika konflik antara berbagai pemangku kepentingan.
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam konflik.
  • Mampu melakukan pemetaan kepentingan dan hubungan antaraktor.
  • Meningkatkan kemampuan mengumpulkan dan menganalisis informasi terkait konflik tenurial.
  • Memahami pendekatan dalam melakukan analisis akar permasalahan konflik.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan komunikasi dan engagement dengan para pihak.
  • Memahami berbagai pendekatan dalam penanganan dan penyelesaian konflik tenurial.
  • Mampu menyusun rekomendasi penanganan konflik berdasarkan hasil analisis

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memperoleh manfaat sebagai berikut:

  • Membantu peserta memahami persoalan tenurial secara lebih menyeluruh.
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi sumber dan akar konflik.
  • Membantu perusahaan mengenali potensi konflik sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
  • Meningkatkan kemampuan dalam memetakan pihak dan kepentingan yang terlibat.
  • Mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan konflik lahan.
  • Membantu membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
  • Mendukung penyusunan strategi penanganan konflik yang lebih terarah.
  • Mengurangi risiko gangguan terhadap kegiatan operasional akibat konflik tenurial.
  • Meningkatkan kemampuan koordinasi antara tim lapangan, manajemen, dan pihak terkait.
  • Membantu perusahaan membangun hubungan kerja yang lebih konstruktif dengan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Materi

  1. Konsep dasar tenurial dan konflik lahan
    • Membahas pengertian tenurial, penguasaan, pemanfaatan, dan pengelolaan lahan serta bagaimana perbedaan kepentingan dapat memunculkan konflik.
  2. Karakteristik konflik tenurial
    • Membahas karakteristik konflik yang berkaitan dengan lahan, termasuk konflik antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, maupun pihak lainnya.
  3. Faktor penyebab konflik tenurial
    • Membahas berbagai faktor yang dapat memicu konflik, seperti tumpang tindih klaim, batas wilayah, sejarah penguasaan, kebijakan, kepentingan ekonomi, dan faktor sosial.
  4. Identifikasi dan pemetaan para pihak
    • Membahas cara mengidentifikasi pihak yang terlibat, kepentingan masing-masing pihak, tingkat pengaruh, serta hubungan antaraktor dalam suatu konflik.
  5. Analisis akar permasalahan konflik
    • Membahas teknik untuk menelusuri penyebab utama konflik agar penanganan tidak hanya berfokus pada gejala atau permasalahan yang muncul di permukaan.
  6. Pengumpulan dan analisis data tenurial
    • Membahas sumber informasi yang dapat digunakan dalam analisis konflik, termasuk data lapangan, dokumen, informasi sosial, riwayat penguasaan, dan kondisi wilayah.
  7. Pemetaan konflik dan kepentingan
    • Membahas penyusunan peta konflik untuk menggambarkan hubungan, kepentingan, potensi ketegangan, dan posisi masing-masing pihak.
  8. Pendekatan sosial dalam penanganan konflik
    • Membahas pentingnya pemahaman terhadap kondisi sosial masyarakat, pola komunikasi, nilai lokal, serta faktor yang dapat memengaruhi penerimaan terhadap proses penyelesaian konflik.
  9. Komunikasi dan engagement dengan pemangku kepentingan
    • Membahas prinsip komunikasi, pendekatan dialog, teknik mendengarkan, serta cara membangun komunikasi yang konstruktif dalam situasi konflik.
  10. Strategi penanganan dan penyelesaian konflik
    • Membahas berbagai pendekatan yang dapat digunakan dalam penanganan konflik berdasarkan karakter, tingkat eskalasi, kepentingan para pihak, dan kondisi di lapangan.
  11. Negosiasi dan mediasi dalam konflik tenurial
    • Membahas prinsip negosiasi dan mediasi serta penerapannya dalam mencari titik temu antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda.
  12. Penyusunan rekomendasi penanganan konflik
    • Membahas cara menyusun rekomendasi berdasarkan hasil pemetaan dan analisis konflik sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan.
TRAINING ANALISIS KONFLIK TENURIAL DI JAKARTA
TRAINING ANALISIS KONFLIK TENURIAL DI JAKARTA

Peserta

Pelatihan ini sangat direkomendasikan bagi berbagai profesi yang terlibat, antara lain:

  • Manager dan Supervisor
  • Staff Agraria dan Pertanahan
  • Staff Legal dan Corporate Legal
  • Staff Corporate Affairs
  • Staff Corporate Social Responsibility
  • Staff Community Development
  • Staff Government Relations
  • Staff Public Relations
  • Staff Social Mapping
  • Staff Land Acquisition
  • Staff Plantation
  • Staff Kehutanan
  • Staff Pertambangan
  • Konsultan Pertanahan dan Sosial
  • Profesional yang menangani hubungan masyarakat dan pemangku kepentingan

Instruktur

Training Analisis Konflik Tenurial yang diselenggarakan akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dalam bidang analisis konflik, tenurial, pertanahan, pemetaan pemangku kepentingan, komunikasi sosial, dan penyelesaian konflik di lingkungan kerja.

Metode Pelatihan

Training Alignment, Balancing and Vibration yang diselenggarakan akan dilatih oleh instruktur yang berpengalaman dalam bidang rotating equipment, vibration analysis, shaft alignment, balancing, reliability, dan maintenance di lingkungan kerja.

Jadwal Manpowerindo Training 2026

  • Batch 1 : 06 – 07 Januari 2027 || 13 – 14 Januari 2027 || 20 – 21 Januari 2027
  • Batch 2 : 03 – 04 Februari 2027 || 15 – 16 Februari 2027 || 22 – 23 Februari 2027
  • Batch 3 : 01 – 02 Maret 2027 || 15 – 16 Maret 2027 || 29 – 30 Maret 2027
  • Batch 4 : 05 – 06 April 2027 || 19 – 20 April 2027 || 26 – 27 April 2027
  • Batch 5 : 03 – 04 Mei 2027 || 12 – 13 Mei 2027 || 24 – 25 Mei 2027
  • Batch 6 : 02 – 03 Juni 2027 || 09 – 10 Juni 2027 || 16 – 17 Juni 2027 || 23 – 24 Juni 2027
  • Batch 7 : 07 – 08 Juli 2027 || 14 – 15 Juli 2027 || 21 – 22 Juli 2027 || 28 – 29 Juli 2027
  • Batch 8 : 04 – 05 Agustus 2027 || 11 – 12 Agustus 2027 || 23 – 24 Agustus 2027 || 30 – 31 Agustus 2027
  • Batch 9 : 01 – 02 September 2027 || 08 – 09 September 2027 || 15 – 16 September 2027 || 22 – 23 September 2027
  • Batch 10 : 06 – 07 Oktober 2027 || 13 – 14 Oktober 2027 || 20 – 21 Oktober 2027 || 27 – 28 Oktober 2027
  • Batch 11 : 03 – 04 November 2027 || 10 – 11 November 2027 || 17 – 18 November 2027 || 24 – 25 November 2027
  • Batch 12 : 01 – 02 Desember 2027 || 08 – 09 Desember 2027 || 15 – 16 Desember 2027 || 22 – 23 Desember 2027

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Training

  • Jakarta
  • Bandung
  • Surabaya
  • Makassar
  • Yogyakarta
  • Bali
  • Lombok

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training

  1. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  2. 2x Coffee Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  3. Training Room Full AC and Multimedia.
  4. Free Bag or Backpack (Tas Training).
  5. Softfile Foto Training
  6. Sertifikat Pelatihan.
  7. Souvenir Exclusive.
  8. City Tour (Optional)

FAQ tentang Manpowerindo Training

Q : Apakah pelatihan dapat dilaksanakan secara online maupun offline?
A : Ya. Pelatihan dapat diselenggarakan secara online (melalui Zoom, Google Meet, atau learning platform) maupun offline (tatap muka), sesuai dengan jenis program dan kebutuhan peserta atau perusahaan.

Q : Berapa lama durasi pelatihan?
A : Durasi pelatihan bervariasi, mulai dari 1 hari hingga beberapa hari, tergantung pada materi, tingkat pembahasan, dan kebutuhan peserta atau perusahaan.

Q : Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?
A : Ya. Setiap peserta yang telah menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi sebagai bukti keikutsertaan dan peningkatan kompetensi.

Q : Apakah tersedia pelatihan In-House Training dan Public Training?
A : Ya. Kami menyediakan Public Training yang terbuka untuk umum serta In-House Training yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Q : Apakah materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
A : Ya. Materi pelatihan dapat disesuaikan (customized) dengan kebutuhan bisnis, industri, proses kerja, serta kompetensi yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Q : Apakah biaya pelatihan sudah termasuk sertifikat dan materi?
A : Ya. Biaya pelatihan umumnya sudah mencakup materi pelatihan, sertifikat, serta fasilitas pendukung sesuai dengan paket pelatihan yang dipilih.

Q : Bagaimana cara mendapatkan proposal atau penawaran pelatihan terbaik ini?
A : Anda dapat menghubungi tim kami melalui website, email, atau WhatsApp untuk memperoleh proposal, silabus, jadwal pelatihan, dan penawaran biaya yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan maupun individu.

Hubungi Kami!

Konsultasikan kebutuhan training perusahaan atau temukan program yang sesuai dengan tujuan belajar Anda maupun tim Anda.

Dapatkan promo khusus pendaftaran hari ini!

Syarat dan Ketentuan Berlaku.

DAFTAR SEKARANG


*Artikel ini disusun oleh Rangga Yulianto. Saya telah berkarya sebagai content writer sejak tahun 2026 dengan fokus menyajikan artikel yang informatif, relevan, dan mudah dipahami. Melalui setiap tulisan, saya berupaya membantu pembaca memperoleh informasi yang bermanfaat mengenai berbagai program pelatihan. Silakan menghubungi kontak yang tersedia apabila memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini.